AKU (YANG DI PINGIT)

Setiap hari aku menanti
Menanti akan sebuah tragedi
Termenung  dalam lamunan
Terbayang akan sebuah masa depan.

Ku menanti saat saat itu, saat akan kata halal menyandangku
Dimana kau selipkan gelang alit dijariku
Kau pun sebut namaku di depan saksian insan yang membisu
Dan kau lantunkan kata janji untuk ku didepan saksi penghulu dan wali ku.

Gelisah, itulah yang ada dalam benakku
Kala terbayang akan masa itu
Sebuah peristiwa yang akan merubah semua
Mengubah aku, kau, menjadi kita.

Entah apa yang kini kurasa
Gelisah, bahagia yang ditemani tetesan air mata.

Iya, pernikahan
Bukan hanya aku dan kau yang disatukan
Tapi kami dan kalian, menjadi kita dalam sebuah ikatan
Ikatan kekeluargaan, melewati gejolak kehidupan
Demi memperteguhkan mahliga impian
Surga kehidupan.


Selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah Lusi N. Wulandari dan Agam Sufyanto

#darikamisahabatyangselalusetia

(AN Huda dan Qomarul L.)