Surat Untuk Ayah


Ayah, kau memang tidak mengandungku
Kaupun juga tidak menyusuiku
Tapi darahmu mengalir dalam tubuhku
Menjadi bagian dalam hidupku
Bahkan kaupun mempengaruhi kepribadian dalam diriku

Pengorbananmu begitu besar
Meski engkau bukanlah kaisar
Kau nafkahi kami meski harus kerja kasar
Kesedihan keluarga membuatmu tambah gusar

Ayah, tidak tahu lagi kata apa yang harus kutuliskan
Sebagai suatu gambaran kebanggaan
Karena tak cukup semua kutunjukkan dengan perkataan
Atau bahkan bila kuselipkan pada setiap tulisan
Doakan anakmu bisa membuktikan dengan perbuatan

Ayah, kaulah permata, ditempa keadaan, dihias senyuman, engkau tetap suatu kebanggaan
Kami sayang dan cinta kepadamu ayah
Tertanda anakmu, yang selalu rindu dan merepotkanmu

ANH