Layu Yang Tak Abadi

Selayaknya bunga
Tak bisa mengelak untuk layu
Putihmu mulai memudar,
Mahkotamu lemas lunglai
Aromamu kian hilang
Namun kau berbeda

Mawar putih
Layumu ketika kumbang lain mulai mendekati
Dan kumbangmu mulai tak percaya akan kesetiaanmu lagi
Cahayamu mulai menghilang akibat matahari berganti hujan
Warna putihmu mulai menghitam
Akan tetapi layumu tak abadi
Ketika kau tumbuhkan kuntum mawar baru
Kumbangmu datang dan mempercayaimu lagi
Dan kumbang lain mulai sadar diri dan pergi dengan membawa rasa iri dihati
Cahaya putihmu kini bersinar kembali
Aromamu semerbak kembali
Doa para kumbang, semoga kau tak layu lagi
Meski ada iri dalam hati

ANH (Jum'at, 23 September 2016 ; 16:10)